lustrasi seseorang berjerawat. (Pixabay)


Pola makan atau jenis makanan yang dimakan memengaruhi metabolisme tubuh. Termasuk berpengaruh pada kesehatan kulit. Penelitian menyebutkan, pola makan tak sehat bisa memicu pertumbuhan jerawat.

Menurut penelitian terbaru, kebiasaan makan yang buruk, stres, dan perawatan kulit yang salah adalah faktor paling signifikan penyebab jerawat. Penelitian yang dipresentasikan di Kongres Akademi Dermatologi dan Venereologi ke-28 Eropa di Madrid itu mengevaluasi paparan berbagai faktor yang memperburuk jerawat pada lebih dari 6.700 peserta di enam negara.

“Untuk pertama kalinya, penelitian ini memungkinkan kami untuk mengidentifikasi faktor-faktor paparan jerawat,” kata ketua peneliti studi Brigitte Dreno dari University Hospital of Nantes di Perancis seperti dilansir dari NDTV, Kamis (17/10).

Pola makan adalah komponen penting dari kesehatan kulit. Makanan olahan, produk susu, makanan manis, makanan ringan (snack), makanan berminyak ternyata berbahaya bagi kulit. Menurut penelitian, secara signifikan banyak orang yang  berjerawat (48,2 persen) ternyata mengonsumsi produk susu setiap hari.

Penelitian juga menunjukkan, seseorang berjerawat dikarenakan sering minum jus atau sirup soda, kue kering dan cokelat serta permen. Dan 11 persen penderita jerawat mengonsumsi protein whey.

Peserta yang sering terpapar polusi dan stres juga lebih banyak terkena jerawat dibandingkan dengan peserta yang pola makannnya terkontrol. Perawatan kulit yang salah juga bisa memperburuk kondisi penderita jerawat.

Justru hal berbeda terjadi pada tembakau. Jika sebelumnya telah terbukti dianggap sebagai pemicu jerawat potensial, dalam penelitian terbaru tidak terlalu signifikan memiliki pengaruh pada jerawat.(jpg)

 

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like