ANGGUN: Fake nails usaha miliki Ana di Kota Palangka Raya, tampak anggun ketika dipadukan dengan tampilan dan dandanan untuk acara pernikahan. DOKUMEN PRIBADI ANA


PALANGKA RAYA–Perempuan selalu memperhatikan hal-hal kecil untuk mempercantik penampilannya, termasuk kuku. Kuku memang hal sepele, tetapi dengan tampilan kuku yang indah dapat tambah pede.

Bagi perempuan-perempuan yang cinta style, tentu tidak akan ketinggalan dengan mempercantik kuku biasanya memoles kuku dengan kuteks. Bagi sebagian perempuan ada yang menggunakan kuteks cat atau pewarna kuku khusus untuk Muslimah.

Fake nails. Adalah kuku palsu yang didesain bak kuku asli. Kebanyakan digunakan oleh pengantin untuk mempercantik kukunya di hari bahagia. Dengan desain, model, dan tentu warna yang berbeda-beda.

Saat ini tidak hanya digunakan untuk pengantin saja lho. Fake nails bisa digunakan untuk acara pesta sederhana bahkan untuk sehari-hari. Fake nails ini juga cocok bagis muslimah yang tidak mau ketinggalan dengan style dalam jangka waktu yang tidak lama, karena ada dua sistem pemasangan fake nails ini.

Pertama, fake nails menggunakan lem yang dapat tahan selama hampir satu bulan. Ini cocok untuk fashionable yang ingin menggunakan fake nails. Kedua, fake nails dipasang pada kuku dengan kekuatan ketahanan di kuku tidak lebih dari satu pekan, ini cocok untuk muslimah yang ingin menggunakan fake nails saat berhalangan atau datang bulan saja.

"Seneng memakai fake nails ini, karena kami repot mengoleskan cat kuku yang terkadang susah, biasanya belepotan dan hasilnya tidak akan maksimal," kata Oliva Monica, pecinta fake nails di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, bentuk fake nails ini bermacam-macam sehingga dapat disesuaikan dengan kuku masing-masing perempuan. Fake nails ini juga memiliki model kuku yang sangat panjang dan pemakai bisa sesuka hati memotong guna menyesuaikan selera.

"Jadi kan fake nails ini panjang, sekitar lebih dari dua sentimeter, bagi yang suka kuku panjang ini cocok sekali. Tetapi, bagi yang suka kuku pendek dapat dipotong dan tidak merusak tekstur fake nailsnya," ucapnya kepada Kalteng Pos, Sabtu (14/9).

Dijelaskan Oliva, tekstur fake nails ini hampir menyerupai kuku asli. Tidak tebal dan tidak tipis, sehingga bisa dikatakan kuat untuk kategori kuku palsu. "Keren, ketika dipakai di kuku itu tidak terlihat bahwa itu kuku palsu," tegasnya.

Sementara itu, salah satu penggemar fake nails dari kalangan muslimah adalah, Prisma Ade Indana. "Fake nails ini rekomended bagi muslimah yang sedang datang bulan, karena untuk muslimah memang tidak boleh memakai cat kuku. Untuk itu, fake nails ini membantu kami yang ingin tampil lebih cantik dengan kuku palsu," pungkasnya.

Penjual fake nails di Kota Palangka Raya Ana pun mengatakan, pihaknya sering melayani pelanggan baik untuk sehari-hari maupun acara pernikahan. Apalagi, membuka usaha fake nails ini mudah karena sistem online dan menjual jasa dalam hal pemasangan kuku palsu.

"Membuka usaha fake nails ini mudah ya, mengeluarkan modal itu pasti. Banyak peminat dan mudah menggunakannya," tutupnya. (abw/ila)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like