MENGONTROL TEKANAN DARAH: Meminum jus bayam campur seledri dipercaya bisa mengontrol tekanan darah tinggi. ILUSTRASI-ISTOCKPHOTO


DI balik semua tren minum jus seledri yang viral di media sosial, ternyata seledri memang baik untuk kesehatan. Akan lebih efektif jika dicampur dengan bayam. Manfaatnya bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Hipertensi yang juga dikenal sebagai tekanan darah tinggi, disebabkan karena masalah gaya hidup. Kurangnya aktivitas fisik dan mengonsumsi junk food terus-menerus bisa memicu tekanan darah tinggi. Hipertensi disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, yang berpotensi komplikasi seperti jantung, diabetes, dan gagal ginjal. Lalu, apa hubungannya seledri dan bayam dengan tekanan darah tinggi?

Seperti yang sudah dikatakan, bayam dan seledri dipercaya tidak hanya mengelola gula darah dalam tubuh, tetapi juga baik untuk membantu mengontrol hipertensi. Bayam tidak hanya kaya akan serat dan kalium, tetapi juga kaya akan lutein yang membantu pembuluh darah menjadi rileks. Efeknya bisa menurunkan tekanan darah. Bayam juga mengandung jumlah magnesium yang baik yang bermanfaat untuk menjaga tekanan darah.

Sedangkan, seledri kaya akan serat dan juga membantu menjaga berat badan. Seledri mengandung senyawa yang disebut 3-n-butylphthalide yang menahan fluktuasi tekanan darah dan juga mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Sehingga bayam dan seledri adalah campuran yang sempurna.

Nutrition Specialist Rachel Olsen kepada JawaPos.com menjelaskan, minum jus seledri bukan sekadar trend tetapi memang fakta bisa meningkatkan kesehatan. Menurutnya, minum jus seledri bisa efektif jika diminum dalam kondisi perut yang kosong di pagi hari. Hal itu juga berlaku untuk semua jus yang lebih diminum pagi saat perut kosong.

“Karena itu akan menguatkan lambung dan meningkat penyerapan vitamin dan mineral dalam jus,” ujarnya.

Cara Membuat jus seledri dan bayam: Siapkan perasan jeruk nipis, bayam, seledri, mentimun, dan air. Cuci daun bayam dan rebus sampai matang. Kemudian ambil dua atau tiga batang seledri dan potong-potong kecil-kecil. Setelah bayam direbus, biarkan dingin, dan masukkan ke dalam juicer beserta seledri. Tambahkan satu sendok teh air jeruk nipis. Hindari gula dan garam. Tambahkan air ke bahan-bahannya, lalu haluskan. Tuang ke dalam gelas, dan konsumsilah.

Tekanan darah tinggi aatau hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang dihadapi jutaan orang di seluruh dunia yang bisa menyebabkan serangan jantung, stroke, diabetes, gagal ginjal, dan kematian. Masalah tekanan darah ternyata bisa dikontrol dengan meminum jus tomat. Dilansir dari Pink Villa, Minggu (8/9), tomat ternyata baik dikonsumsi oleh pasien hipertensi. Tomat adalah satu makanan yang harus dimakan setiap hari untuk menurunkan tekanan darah karena mengandung banyak nutrisi. Seorang ahli jantung di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, dr. Nicole Weinberg mengatakan jus tomat kaya akan vitamin, mineral, vitamin C dan B, serta potasium.

Bagian terbaik dari tomat adalah sifatnya yang sangat fleksibel dan dapat ditambahkan kapan saja pada makanan. Sesuai penelitian yang dilakukan oleh peneliti Jepang, kolesterol LDL juga bisa turun setelah mengonsumsi tomat.

Para peneliti dari Tokyo Medical and Dental University dan Tucson Plant Breeding Institute melakukan penelitian terhadap 184 pria dan 297 wanita. Mereka diminta untuk minum jus tomat lebih dari setahun. Mereka juga diminta untuk mencatat asupan mereka dengan mengirim data kepada dokter setiap tiga bulan.

Pada akhir penelitian, mereka menemukan bahwa 94 peserta, yang memiliki pre hipertensi atau hipertensi yang tidak diobati, menunjukkan adanya penurunan tekanan darah. Tekanan sistolik rata-rata peserta turun dari 141,2 menjadi 137,0mmHg dan tekanan darah diastolik rata-rata juga dicatat dan juga turun dari 83,3 menjadi 80,9 mmHg.

Ahli Gizi Klinis dan Penulis Wild Mediterranean Stella Metsovas, mengatakan bahwa penderita hipertensi harus minum jus tomat tawar untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Menambah 1 sendok teh minyak zaitun extra-virgin pada jus tomat juga diperbolehkan.

“Lebih optimal bila ditambahkan zaitun. Penelitian telah juga menunjukkan bahwa makanan kaya fitonutrien paling baik diserap dengan lemak sehat, seperti minyak zaitun,” tutur Stella. (jpc)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like