John Krisli (dua dari kanan) menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati Kotim untuk mengikuti Pilkada 2020 kepada Wakil Ketua DPC PDIP Kotim Dirhamsyah, Kamis (12/9)


SAMPIT - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan telah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur untuk mengikuti Pilkada 2020 sejak Senin (9/9) lalu. Baru pada hari ketiga, Kamis (12/9) kemarin, mantan ketua DPRD Kotim 2014-2019 yang juga merupakan kader terbaiknya HM John Krisli resmi mendaftarkan diri ke partai pimpinan Megawati Soekarno Putri itu.

John Krisli merupakan pendaftar pertama di partai berlambang banteng moncong putih itu. Dia mengaku optimistis bisa diusung PDIP untuk maju dalam Pilbup Kotim 2020.

“Saya selaku kader (PDIP) mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati Kotim periode 2021-2026 hari ini, Kamis (12/9) sekitar pukul 13.00 WIB di Kantor Sekretariat DPC PDIP Kotim secara resmi saya mendaftarkan diri. Kami menyerahkan mekanisme selanjutnya kepada pengurus DPC PDIP Kotim dalam proses dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan partai,” kata John Krisli.

John berharap, dengan adanya pendaftaran kemarin, dapat diterima DPC, selanjutnya diproses ke DPD dan ke DPP PDIP. “Terkait wakil akan kami serahkan ke DPC (PDIP), dalam proses nanti ada mekanismenya. Untuk menentukan kriteria bakal calon bupati atau wakil bupati ada aturannya terkait pendaftaran calon. Terkait kursi PDIP yang saat ini hanya 7 kursi, kita harus berkoalisi dengan partai lain, kan harus 8 kursi untuk mengusung bakal calon yang akan maju nantinya,” ungkapnya.

Mantan ketua DPRD Kotim ini mengaku optimistis. Karena hampir 21 tahun menjadi kader, dan 3 kali menjadi anggota DPRD dari PDIP. “Saya di PDIP ini sejak 1998. Sejak itulah saya masih kader. Terkait pindah partai, itu hembusan dan isu di luar saja. Maklum lah namanya juga politik. Tapi saya sebagai kader akan tetap patuh dan taat kepada partai,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua DPC PDIP Kotim Bidang Komunikasi dan Poltik H Dirhamsyah mengatakan, DPC PDIP Kotim telah membentuk tim penerima berkas bakal calon bupati dan wakil bupati. “Tim ini memfasilitasi bagi siapa saja yang berkeinginan untuk berbakti kepada daerah. Berkas itu tidak kami kurangi dan juga tambahi. Kami serahkan nantinya kepada DPD yang nantinya akan diserahkan ke DPP (PDIP). Nanti yang menggodok calon itu adalah DPP. Kami DPC hanya memfasilitasi pendaftaran, penjaringan dan penerimaan berkas,” kata Dirhamsyah kepada awak media, Kamis (12/9).

Menurut Dirhamsyah, John Krisli merupakan orang pertama yang daftar ke DPC PDIP Kotim. “Dari tanggal 9 sampai 28  September ini menerima berkas. Pada 28 September akan kami tutup dan berkas nantinya akan kami serahkan ke DPD. Terkait kekurangan nantinya akan segera menyusul. Apalagi persyaratan ini tidak terlalu rumit. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya.

Terkait Fery Khaidir dan Rudini yang sempat berkunjung ke DPC PDIP Kotim, menurut Dirhamsyah, itu hanya untuk bersilaturahmi. “Belum ada secara resmi mereka ini mendaftar, atau menyampaikan secara lisan kepada kami. Belum ada, baik itu melalui tim mereka,” tutupnya. (rif/ens/ctk/nto)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like