Bupati Seruyan Yulhaidir bersama unsur TNI/Polri saat meninjau lokasi karhutla di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Rabu (21/8)


KUALA PEMBUANG - Walaupun wilayahnya lebih dekat ke laut, tak berarti Kabupaten Seruyan terhindar dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Buktinya, sudah ratusan hektare lahan yang terbakar hingga saat ini. Bahkan Bupati Yulhaidir harus turun tangan untuk memantau lokasi karhutla tersebut.

Daerah yang terbakar di Seruyan itu terjadi di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Tepatnta masuk sekitar tiga kilometer dari Km 18 tepi jalan raya. Karhutla yang terjadi di tempat itu mencapai ratusan hektare lebih.

Menurut Bupati Seruyan Yulhaidir, kebakaran itu terjadi diduga karena kelalaian atau diduga ada kesengajaan membakar lahan. Pasalnya daerah tersebut tidak ada aktivitas masyarakat, baik yang berkebun. Mengingat daerah itu jauh dari pemukiman warga dan merupakan daerah hutan.

"Kalau menurut saya paling tidak ada faktor kelalaian. Diduga ada unsur kesengajaan, karena disini tidak ada aktivitas masyarakat karena masih daerah hutan," kata Yulhaidir saat meninjau lokasi kebakaran, Rabu (21/8).

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan Agung Sulistiyono menambahkan, diperkirakan kabakaran di daerah tersebut merupakan akibat kebakaran yang terjadi di Km 23. Karena angin kencang sehingga merambat ke lahan yang ada di daerah Km18 Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

"Masih dimulai di Km 23. Di situ sempat padam, tapi karena memprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting di sisi timur, namun rupanya karena angin laut ini kencang sehingga merembet sampai ke Km 18," kata Agung Sulistiyono di lokasi kebakaran, kemarin.

Dijelaskannya, luasan area yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan kurang lebih 300 haktare. Langkah yang dilakukan BPBD maupun tim gabungan TNI/Polri, yaitu berupaya melakukan pemadaman untuk daerah lahan gambut yang masih terbakar tersebut.

Jika pemadaman melalui jalur darat masih kesulitan untuk menjangkau titik api atau lahan yang terbakar. Upaya dilakukan juga berkoordinasi dengan minta bantuan satgas udara untuk membantu pemadaman.

"Untuk luasan yang terbakar di sini diperkirakan sekitar 300 hektare. Namun memastikan luasannya nanti akan kita ukur kembali menggunakan alat khusus pengukurnya," ungkapnya. (ais/ens/ctk/nto)

You Might Also Like