Setelah mendapatkan piala bergilir dan juara I seluruh Barisan Pejuang berfoto bersama guru SD Muhammadiyah Pahandut dan juri. INSET: Seluruh barisan pejuang ketika beraksi di Parade Kebangsaan se-Perguruan Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (17/8).( HUMAS FOR KALTENG POS)


PALANGKA RAYA - Agustus ini menjadi momen bagi bangsa Indonesia untuk memperingati hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia setiap tahunnya. Dengan tradisi melakukan berbagai macam jenis perayaan.

Tak ketinggalan SD Muhammadiyah Pahandut pun ikut menyemarakkan. Bahkan, mendapatkan prestasi dari momen spesial ini dengan menjuarai Parade Kebangsaan yang digelar se-Perguruan Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (17/8).

Saat parade, peserta didik sekolah ini sengaja menjadi barisan pejuang.  Mereka pun berkeliling sesuai rute parade di halaman Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Tidak hanya itu, barisan pejuang yang dikomandoi murid bernama Awang Galang ini tampil sangat atraktif, sambil berguling-guling dan memainkan peran masing-masing.

Kepala SD Muhammadiyah Palangka Raya Sandra Aryani K pun turut hadir menyaksikan barisan pejuang ini beraksi. Terkait kemenangan juara I, ia mengucap syukur dan berterima kasih kepada guru yang telah membina peserta didik.

"Alhamdulillah dengan persiapan dan kerja sama baik guru dan siswa, kami berhasil meraih Juara 1 dan mendapatkan piala bergilir dalam parade kebangsaan ini. Harapan saya kegiatan seperti ini nantinya dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan toleransi yang bertumbuh dan berkembang di tengah sikap intoleransi yang semakin banyak muncul pada saat ini," ucap Sandra.

Semenatra itu, sebagai guru pembimbing barisan pejuang Kiky Fratama mengatakan ia berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Pasalnya, ini menjadi cara mengajarkan kepada peserta didik tentang sejarah perjuangan.

“Kalau belajar di sekolah tentu waktunya terbatas. Dengan kegiatan seperti ini apalagi praktek langsung dan berperan memakai kostum seperti ini, mereka belajar tentang sejarah dan memahami makna semangat juang. Dari setiap kostum yang mereka pakai pun juga memberikan pelajaran tentang seni budaya karena terdapat keunikan dan keindahan,” tutupnya.(ila/CTK)

You Might Also Like