Oleh: dr Ni Nyoman Sri Yuliani SpGK


KABUT asap yang melanda Kota Palangka Raya beberapa minggu terakhir ini membuat berbagai keluhan kesehatan bagi masyarakat. Berdasarkan penelitian Puji Lestari (ITB), partikel kabut asap dari kebakaran lahan gambut banyak mengandung karbon organik berbahaya. Seperti karbon dioksida, nitrogen oksida dan karbon monoksida serta mengandung partikel logam berat yang semuanya berbahaya bagi kesehatan manusia, baik dewasa maupun bayi. 

Paparan karbon monoksida meskipun dalam konsentrasi rendah di udara menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Yaitu menyebabkan sakit kepala, migren dan badan lemas. Dalam keadaan yang lebih parah dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah sehingga menyebabkan sesak nafas. Penyakit lain seperti batuk, flu, asma, bronchitis, meningkatkan risiko kanker dan demensia.

Untuk menghindari efek negatif tersebut, maka selain mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker asap, dianjurkan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan dan minuman sehat untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit. Makanan dan minuman yang diketahui bermanfaat menjaga kesehatan selama udara berasap seperti ini adalah makanan yang mengandung antioksidan (selenium dan betakarote), vitamin C dan E dapat membantu mengurangi efek buruk polusi asap kebakaran. Rekomendasi makanan dan minuman tersebut adalah :

1. Antioksidan yang mengandung selenium seperti : daging ayam, roti dan kacang-kacangan.

2. Antioksidan yang mengandung betakaroten contohnya : mangga, waluh kuning, bayam, wortel, papaya.

3. Vitamin C, contohnya jeruk, jambu, anggur, seledri, selada air/lettuce, tomat, apel dan brokoli. Tomat selain kaya vitamin C juga mengandung senyawa likopen yang bermanfaat menjaga kesehatan saluran pernafasan. Buah apel, kaya vitamin C dan direkomendasikan makan apel 1 buah setiap hari, karena mengandung pektin yang bermanfaat bagi tubuh agar terlindung dari racun asap yang masuk kedalam tubuh. Sayur brokoli berdasarkan penelitian selain mengandung vitamin C juga memiliki zat anti kanker (sulforafana). Dengan mengkonsumsi brokoli dapat membuang zat karsinogen  (zat yang menyebabkan kanker) dan zat-zat pengiritasi paru-paru.

4. Vitamin E, contohnya ikan, alpukat dan minyak zaitun. Makanan tersebut kaya vitamin E sebagai antioksidan untuk meningkatkan kesehatan paru dan mengurangi lendir dahak.

5. Susu, yogurt dan produk susu lainnya. Susu mengandung fosfor, magnesium dan kalsium yang membantu tubuh melawan efek negatif racun asap di dalam tubuh. Kandungan protein, kalsium dan zat besi dalam susu dapat mengikat partikel logam seperti timbal menjadi senyawa terlarut, sehingga mencegah tubuh menyerap logam serta mengeluarkannya dari tubuh.

6. Air Putih. Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari agar terhindar dari dehidrasi, mencegah iritasi pada tenggorokan dan menjaga agar tubuh tetap fit beraktivitas. (*) Semoga bermanfaat dan masyarakat dapat terjaga kesehatannya.

Penulis:  Spesialis Gizi Klinis FK UPR/RS Awal Bros Betang Pambelum Palangka Raya

 

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like