ILUSTRASI/NET


PULANG PISAU-Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pulang Pisau Idham Amur tampaknya tidak main-main dalam menyikapi beredarnya surat kaleng yang menyudutkan dirinya. Bahkan, mantan Wakil Ketua II DPRD Pulang Pisau itu telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Pulang Pisau.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kasatreskrim Polres Pulang Pisau Iptu Jhon Digul Manra membenarkan pihaknya telah menerima laporan itu. “Kami masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini,” katanya saat dikonfirmasi Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Minggu (19/5).

Idham Amur sendiri melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Mapolres Pulang Pisau pada Jumat sore (17/5). “Saya telah melaporkan kasus ini ke Polres Pulang Pisau. Penyebaran surat kaleng ini dilakukan untuk merusak citra saya di mata masyarakat. Saya berharap aparat kepolisian dapat mengungkap kasus ini secara gamblang,” tegas Idham, pekan lalu.

Idham merasa dirugikan karena dalam surat kaleng yang ditujukan kepada istrinya yang juga caleg DPRD Kalteng dapil V dari PKB Hj Rusita Irma dianggap sangat mencemarkan nama baiknya. Pasalnya dalam surat selebaran itu, juga menyatakan suami Rusita Irma itu sebagai pembohong.

“Dalam surat kaleng itu ditulis, ‘suami kamu pembohong karena mau jadi bupati Pulang Pisau’. Pernyataan saya sebagai pembohong ini yang membuat saya tidak terima. Karena itu adalah fitnah dan itu adalah hoaks yang sangat merugikan saya, apalagi saya ketua DPC PKB Pulang Pisau,” tegas Idham.

Meskipun dalam surat kaleng itu tidak menyebutkan secara jelas namanya, namun Idham Amur merasa dirugikan dengan hal itu. “Walaupun nama saya tidak disebutkan, tetapi ada kaitan yang sangat jelas. Suami kamu, siapa lagi kalau bukan saya,” beber dia.

Dalam surat kelang yang disebar ke beberapa masjid Pulang Pisau itu juga meminta agar Rusita Irma, caleg nomor urut tiga PKB itu mengundurkan diri.  Sebagaimana diketahui, Rusita Irma adalah caleg PKB dari dapil V yang mengantongi suara terbanyak dan mengamankan satu kursi untuk PKB dari dapil V yang mencakup Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. (art/ami)

You Might Also Like