TAKJIL: Kolak masih menjadi salah satu menu andalan saat buka puasa saat Ramadan. Dery Ridwansah/JawaPos.com


KOLAK merupakan menu khas di bulan puasa. Biasanya, hidangan manis ini dijadikan menu pembuka sebelum seseorang mengonsumsi makanan utama. Rasanya yang manis dilengkapi dengan berbagai macam isi. Salah satu yang sering dijaidkan isi kolak adalah ubi.

Ketika memasak kolak ubi, cobalah pilih ubi ungu. Sebab kandungannya dianggap lebih baik untuk kesehatan. Bagi yang ingin mencoba membuat kolak ubi, tak ada salahnya mengikuti resep yang ditawarkan oleh Chef Noldy Herling dan Chef Syamsul ala salah satu hotel di Jakarta.

“Ini kami membuat mixed kolak, ada ubi ungu dan ubi merah sehingga lebih kenyang saat berbuka. Kami juga hidangkan kolak labu parang dan biji salak. Beda ubi ungu dan ubi merah, ubi ungu lebih kasar seratnya. Ubi merah lebih halus. Ubi ungu lebih baik kandungan gizi dan serat lebih banyak,” kata kedua Chef kepada JawaPos.com, baru-baru ini.(jpc/ila)

RESEP

Bahan-bahan :

200 gram ubi ungu

200 gram ubi merah

100 gram gula merah

300 ml santan

1 lembar daun pandan

½ sendok teh garam

Air
Vanili

Cara membuat:

Tambahkan air kedalam panci, masukkan ubi dan rebus sampai menjadi empuk. Masukan daun pandan, gula merah, gula pasir, garam, dan vanili. Aduk sampai gula larut. Tambahkan santan, lalu aduk rata. Sajikan.

 

Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan (JUD)

Sama dengan ubi pada umumnya, ubi ungu juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Dilansir dari Self Hacked, ubi ungu efektif membantu mengobati berbagai penyakit.

Hipertensi

Ubi jalar ungu dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Dalam penelitian dengan 20 responden diberikan 2 karton minuman ubi ungu, tekanan darah sistolik turun rata-rata 10 poin. Dari 140 menjadi hanya di bawah 130 selama periode 29 hari.

Baik untuk Asam Urat

Ubi ungu dapat mengurangi kadar asam urat tinggi yang menyebabkan encok. Dalam sebuah penelitian pada tikus dengan kadar asam urat darah tinggi, ekstrak antosianin dari ubi ungu menurunkan kadar asam urat darah sebesar 30 persen.

Kaya Antioksidan

You Might Also Like