Eksekutor Khashoggi Tewas, Saudi Sudah Tangkap 18 Orang

 Sabtu, Tanggal 20-10-2018, jam 10:25:18
Jamal Khashoggi

SABAH Daily merilis tangkapan gambar CCTV pada hari raibnya Jamal Khashoggi, Jumat (19/10). Sebanyak 15 pria Arab Saudi yang diduga sebagai eksekutor dalam pembunuhan berencana itu terlihat dalam rekaman kamera.

Salah satunya adalah Maher Abdulaziz Mutreb. Dia disebut-sebut sebagai pengawal pribadi Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

Pria berbalut setelan formal itu terlihat di halaman gedung konsulat. Pada hari yang sama, dia juga terlihat di kediaman resmi konsul Saudi untuk Turki.

Saat itu rumah tersebut dihuni Muhammad Al Otaibi. Kini Otaibi sudah tidak lagi ada di Turki. Dia juga sudah dipecat dari jabatannya dan malah menjalani interogasi seputar Khashoggi.

Hurriyet Daily News juga melaporkan kabar terbaru salah seorang terduga pembunuh Saudi yang lain. Mashal Saad Al Bostani yang namanya sempat disebarluaskan media Turki sebagai anggota tim eksekutor Saudi itu tewas. Dia mengalami kecelakaan misterius di Saudi.

Sayang, informasi tentang kecelakaan yang menimpa Mashal sangat minim. Riyadh seperti menutup-nutupi peristiwa yang merenggut nyawa mantan personel pasukan Angkatan Udara Saudi tersebut.

"Muhammad Al Otaibi mungkin akan menjadi target eksekusi berikutnya oleh Saudi. MBS akan melakukan apa pun untuk menghilangkan barang bukti," ujar Abdulkadir Selvi, seorang kolumnis tenar Turki.

Reuters melaporkan, awalnya MBS yakin kasus hilangnya Khashoggi akan cepat menguap. Tapi, dia salah. MBS pun terpaksa melibatkan ayahnya, Raja Salman.

Sementara itu, jaksa penuntut umum Saudi menyebutkan bahwa Khashoggi meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan beberapa orang yang di konsulat Saudi di Istanbul. Perkelahiannya itu menyebabkan kematiannya.

"Investigasi masih berlangsung dan 18 warga Saudi telah ditangkap," kata pernyataan media pemerintah Saudi seperti dimuat ulang BBC, Sabtu (20/10).

Pernyataan yang sama juga menyebut bahwa penasehat istana Saudiyakni Saud al-Qahtani dan wakil kepala intelijen Ahmed Asiri telah dipecat dari posisi mereka terkait kasus ini.

Selain itu, Raja Saudi Salman juga dilaporkan memerintahkan pembentukan komite menteri yang dipimpin oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman. Komite itu untuk merestrukturisasi dinas intelijen. (sha/c10/hep/mel/rmol/JPG)

Berita Terkait