PARAH ! Gagal “Tindih” Keponakan, Eh Malah Minta Seks Oral

 Selasa, Tanggal 16-10-2018, jam 05:37:52
Pelaku perbuatan asusila, Aan ketika menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Pematang Karau dengan kedua tangan diborgol. (FOTO: Polsek Pematang Karau For Kalteng Pos)

TAMIANG LAYANG- Minuman keras (miras) tidak hanya menjadi biang kerok keributan, namun juga membuat penikmatnya lupa diri dan melakukan perbuatan tercela.

Seperti yang dilakukan pria berinisial Aan (23) warga Kecamatan Pematan Karau, Kabupaten Barito Timur (Bartim). Dalam pengaruh miras, Aan mencabuli keponakannya sendiri, sebut saja Mawar (14).

Perbuatan pelaku itu diketahui terjadi Sabtu (13/10) sekitar pukul 02.30 WIB. Waktu itu, korban Bunga hanya seorang diri di dalam rumah. Sebab orang tuanya sedang pergi keluar kota.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kapolsek Pematang Karau, Ipda R Rachmad Abdul Rachim mengatakan, peristiwa pencabulan terjadi setelah pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela. Ketika berada di dalam kamar niatnya untuk "menindih" korban tak terbendung tetapi tidak sampai terlaksana.

"Pelaku sudah masuk kamar langsung membekap mulut korban bahkan mengancam menggunakan parang dan mengintruksikan korban untuk melayani hubungan badan tetapi menolak," ungkap kapolsek, kemarin.

Mendapat penolakan atas niatnya yang keji pelaku malah telanjang. Pria yang diketahui telah dikaruniai seorang putra itu meminta seks oral kepada korban. "Karena ketakutan korban terpaksa melayani tetapi tidak sampai klimaks karena tersadar kemudian kabur," sebut kapolsek.

Menurut Rachmad, berdasarkan pemeriksaan pelaku, nekat melakukan perbuatan yang tidak sewajarnya itu karena di bawah pengaruh minuman beralkohol alias mabuk.

“Pelaku sekarang sudah diitahan dan atas perbuatannya diancam UU perlindungan anak. Kasus ini juga sudah dilakukan pendampingan unit PPA Polres," tukasnya. (log/ang)

Berita Terkait