Dewan Sebut SDN Ini Kekurangan Guru dan Ruang Kelas

 Jum`at, Tanggal 12-10-2018, jam 12:29:54
PRIHATIN : Bangunan SDN Suluh Bakung di Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim, yang hanya memiliki tiga ruangan.DPRD UNTUK KALTENG POS

SAMPIT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) terus menyeroti sejumlah kekurangan di daerah itu, agar bisa diperhatikan pemerintah kabupaten setempat. Diantaranya adalah sektor pendidikan, yang masih perlu perhatian ekstra dari pemerintah setempat.

Seperti kekurangan yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suluh Bakung yang berada di Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim. Kondisi di sekolah itu saat ini sangat memperihatinkan. Keberadaan sekolah yang tidak jauh dari Kota Sampit itu, kekurangan ruangan kelas dan guru. Padahal itu merupakan sekolah negeri yang pembiayaan semuanya dari pemerintah.

"Saat saya kunjungan ke Desa Natai Baru, saya sangat prihatin melihat kondisi sekolah yang ada di sana. Hanya memiliki tiga ruang kelas saja dan memiliki 4 orang guru," kata Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT, Kamis (11/10).

Menurut Supriadi, lantaran kekurangan kelas, murid-murid di sekolah itu harus bergantian belajar dengan waktu yang berbeda. "Sekolah itu hanya memiliki tiga ruangan kelas. Ruangan tersebut dibangun oleh PNPM, PBS dan SPBN, sehingga bangunannya terpisah-pisah. Sekolah tersebut juga kekurangan guru, dengan 4 tenaga guru saja itu sangat kurang. Ini yang perlu diperhatikan pemerintah daerah," pinta Supriadi.

Ketua DPD Partai Golkar Kotim itu mengungkapkan,  pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan harus menganggarkan dana untuk pembangunan ruang kelas dan penambahan guru di sekolah tersebut.

"Pada tahun 2019 ini, kami anggarkan (dana) untuk penambahan ruang kelas, dan dalam pembahasan APBD Murni nanti kami akan sampaikan," tegasnya. (sli/ens)

Berita Terkait