Nekat ! Seorang Petani Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

 Jum`at, Tanggal 12-10-2018, jam 07:31:05
ILUSTRASI/NET

SAMPIT – Seorang pria bernama Dirman dinyatakan tewas. Pria 25 tahun yang berprofesi sebagai petani itu dinyatakan meninggal dunia setelah ditemukan tergantung dengan seutas tali nilon warna putih dalam rumahnya di Jalan Tjilik Km 43, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Diduga, korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa tersebut terjadi Rabu (10/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Awalnya, Yoga Masgianto (17) yang merupakan keluarga korban, datang ke rumah Dirman.  Pria 17 tahun yang berstatus pelajar itu bermaksud untuk pinjam sepeda motor korban.

Yoga Masgianto mencoba mengetok pintu samping rumah korban. Namun tidak ada jawaban dari dalam rumah. Karena rumahnya tak terkunci, saksi Yoga pun masuk dalam rumah. Betapa kagetnya dia setelah melihat Dirman dalam posisi tergantung.

Saksi Yoga pun memberitahukan hal itu kepada warga lain, termasuk anggota keluarga korban. Heni (48)--ibu Dirman yang tinggal bersebelahan rumah, langsung datang ke tempat kejadian. Heni pun langsung memotong tali nilon yang terikat pada leher anaknya dalam posisi tergantung pada kayu penyangga atap rumah dengan pisau.

Setelah talinya putus, ternyata nyawa Dirman tak bisa diselamatkan. Pria yang sudah menikah itu dinyatakan tewas. “Orang tua korban (Heni, red) mengambil pisau untuk memotong tali agar menurunkan anaknya,” kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu AA Rachmat, Kamis (11/10).(ais/ens)

Berita Terkait