Pedagang di Pasar Besar Menjambret, AkhirnyaDigebuki Warga

 Jum`at, Tanggal 12-10-2018, jam 06:08:18

PALANGKA RAYA-Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau sandal itu, nekat menjambret emak-emak yang sedang jalan kaki.  Aksi tersebut dilakukannya di Jalan Temanggug Tilung XI, Rabu (10/10).

Mulyadi mengambil dompet milik Husiana, yang ketika itu diselipkan di ketiak tangan kanan.  Alhasil, korban yang baru saja membeli obat di apotek itu pun berteriak. Sekencang-kencangnya. Didengar warga. Dikejarlah pencopetnya.

Pelaku yang terbilang masih amatir pun kelimpungan. Kebingungan. Ia pun membuang dompet itu di Jalan Temanggung Tilung XI. Korban aman dari kejaran warga. Terus melajukan sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam yang ditungganginya. Apesnya, korban dipertemukan dengan gang buntu. Ketemu warga. Digebukin.

“Pelaku diantar ke kami (kantor polisi, red). Lalu kami lakukan pengembangan,” ujar Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar kepada awa media, kemarin.

Dari tangan pelaku diamankan uang Rp469 ribu dan sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam.

Mulyadi yang merupakan pedagang sandal di Pasar Besar itu mengaku, baru pertama kali dirinya melancarkan aksi tersebut. Terpaksa dilakukan, karena terlilit utang di bank dan harus membayar setiap bulannya Rp3 juta lebih.

”Saya punya utang ke bank sebanyak Rp200 juta. Tiap bulan harus membayar lebih dari Rp3 juta. Untuk membayar ke bank bulan ini, uangnya belum ada. Jadi, saya terpaksa melakukan hal ini,” ungkapnya seraya mengatakan, dirinya merupakan korban kebakaran dan harus memulai usaha dari awal.(idu/ce/ram)

Berita Terkait