Dikira Pisau Palsu, Teman Ditusuk Hingga Bersimbah Darah

 Kamis, Tanggal 11-10-2018, jam 09:41:46
Ilustrasi penusukan. (foto: net)

PERJALANAN horor ke sebuah rumah hantu yang mendebarkan berubah menjadi kisah horor dalam kehidupan nyata. Seorang perempuan menyangka properti yang ada di rumah hantu itu palsu. Ia dilaporkan telah menusuk temannya dengan sebuah pisau yang dikiranya palsu.

Genre horor merupakan salah satu genre terfavorit akhir-akhir ini. Tak dapat diingkari sekarang wahana berbau horor semakin menjamur. Salah satu wahana horor yang ada adalah Nashville Nightmare yang dibuka selama Halloween tiba.

Namun kesenangan yang diharapkan segerombolan perempuan malah berubah menjadi petaka yang sangat mengerikan. Nashville Nightmare merupakan destinasi mereka untuk bersenang-senang, namun rupanya di situlah kejadian penusukan terjadi pada Jumat (5/10).

Kejadian berawal ketika mereka sedang menunggu di luar wahana rumah hantu Nashville, tiba-tiba saja seseorang yang berpakaian hantu mendadak mendatangi mereka. Orang tersebut mengajak mereka bermain sebuah permainan yang menarik.

Mereka menyangka, orang yang telah berpakaian layaknya hantu itu adalah salah satu pekerja di sana. Tanpa curiga mereka menyangka bahwa hal itu merupakan hal yang wajar untuk menghibur para pengunjung yang sedang mengantre untuk masuk ke dalam wahana rumah hantu.

Dilansir Mirror pada Kamis, (11/10), pria itu memerintahkan salah satu wanita yang tidak disebutkan namanya itu untuk menusuk korban. Tanpa rasa curiga dan menyangka bahwa hal itu merupakan properti yang tidak akan membuat luka sungguhan, ia menuruti perintah pria berkostum itu.

Betapa terkejutnya ketika ia menarik pisau dari tubuh kawannya mengalir darah yang segar. Ia juga melihat sebuah lubang di baju temannya. Ia baru sadar kalau pisau itu adalah pisau sungguhan. Setelah penusukan, pria berkostum itu buru-buru mengambil pisau itu dan berlari kabur dari wahana permainan.

Perempuan yang melakukan penusukan dilaporkan tidak dihukum penjara karena tidak dianggap melakukan tindak kejahatan. Kawan-kawannya yang lain yang ada di tempat kejadian perkara juga menjamin bahwa sahabatnya itu bukan orang jahat dan tidak bermaksud melakukan tindakan penusukan tersebut. Ia hanya dijebak oleh pria jahat. (am1/ce1/JPC)

Berita Terkait