Kapenrem Bekali Wawasan Kebangsaan

 Rabu, Tanggal 10-10-2018, jam 04:16:54
PELATIHAN: Kapenrem 102/Pjg, Mayor Inf Mahsun Abadi memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada Peserta pelatihan kedisiplinan komisioner bawaslu. FOTO: HMS FOR KALTENG POS

PALANGKA RAYA-Wawasan kebangsaan bagi para komisioner Bawaslu sangat penting dan mendasar. Oleh karena itu dalam kesempatan pelatihan kedisiplinan di Mayonif R 631/Atg kemarin, materi wawasan kebangsaan mutlak diberikan.

"Para komisioner bawaslu harus memiliki karakter kebangsaan dan nasionalisme  yang kuat. Dalam mengawasi pelaksanaan pemilu, komisioner bawaslu harus menjaga integritas dengan mengedepankan prinsip jujur, tegas dan netral,” kata Kapenrem 102/Pjg, Mayor Inf Mahsun Abadi kepada seluruh peserta

Dalam domain kebangsaan, lanjut dia, komisiner bawaslu harus tegas terhadap politisi yang berkampanye secara potensial maupun aktual, menjauh dari niai-nilai  Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tinggal Ika, dan NKRI.

Selanjutnya dalam kesempatan meminta

"Kami berkomitmen untuk menegakkan aturan pemilu, terutama yang mengarah pada pengingkaran empat konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara,” ujar tanggapan dari salah satu peserta, komisioner utusan Kabupaten Kapuas.

Selain menyampaikan masalah ideologi, Kapenrem juga menegaskan sebagai warning tanda-tanda kehancuran suatu bangsa. Diantaranya konflik elit yang berkepanjangan, krisis ekonomi tak terselesaikan, rapuhnya kesadaran berbangsa dan bernegara. Selain itu karena tidak solidnya aparatur negara.

Bawaslu, ujar Mayor Mahsun sebagai badan dalam yang berfungsi sebagai pengadil dalam alam demokrasi sebagai sebuah kelaziman. Juga memiliki posisi yang sangat strategis. “Dengan bertindak secara profesional dan berprinsip jujur, tegas serta netral maka bawaslu telah berkontribusi menjauhkan bangsa Indonesia dari tanda-tanda kehancuran,” tegasnya. (hms/ang)

Berita Terkait