Daun Kelor Miliki Nilai Gizi Tinggi Sedunia

Ada Tujuh Manfaat Sehat

 Selasa, Tanggal 09-10-2018, jam 02:03:33
Tiga mahasiswa penerima beasiswa dan peneliti tanaman daun kelor dalam acara peluncuran buku Ketua Tim Pakar Indofood Riset Nugraha IRN, Prof Dr. Ir. FG Winarno, MSc.( RIESKA VIRDHANI/JAWAPOS.COM)

INDONESIA boleh berbangga karena memiliki tanaman daun kelor. Mitos kepercayaan zaman dulu padahal daun kelor dipercaya bisa mengusir makhluk halus. Namun ternyata, di balik semua itu, hasil penelitian menunjukkan daun kelor merupakan superfood (pangan super).

Hasil penelitian Ketua Tim Pakar Indofood Riset Nugraha IRN sejak 1998, Prof Dr. Ir. FG Winarno, MSc daun kelor merupakan tanaman paling bergizi di dunia. Tanaman kelor memiliki 90 kandungan senyawa gizi yang lengkap dan 46 jenis antioksidan yang berkhasiat untuk kesehatan manusia.

Nilai gizi tanaman ini mampu menjadi solusi atas masalah kurang gizi bagi masyarakat perekonomian rendah. Tanaman kelor juga berperan sebagai booster sistem imunitas alami yang sangat efektif, mengandung antioksidan, menghambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker tanpa harus mengganggu sel tubuh sehat.

Potensi yang lain dari tanaman kelor yakni dapat diolah menjadi beragam jenis produk yang menarik untuk dicicipi. Semua manfaat daun kelor juga dituangkan ke dalam bukunya.

"Superfood itu ada jutaan. Tapi yang masuk itu hanya 8yang diteliti oleh peneliti pangan dunia. Salah satunya adalah tanaman kelor. Mega superfood adalah kelor," kata Prof Winarno dalam penandatanganan MoU Bantuan Dana Riset Bagi 58 Mahasiswa, Kamis (6/9).

Dalam bukunya yang berjudul 'Tanaman Kelor : Nilai Gizi, Manfaat, dan Potemlnsi Usaha', tanaman kelor memiliki asam lemak dan asam amino esensial. Tanaman ini tumbuh di daratan rendah dan mampu hidup hingga 20 tahun. Daun kelor memiliki banyak manfaat kesehatan bagi manusia. Di antaranya,

  • Perbaiki Kekurangan Gizi

Sangat kaya atau padat dengan kandungan gizi dan senyawa terapeutik serta prophylactic. Tanaman ini berpotensi besar dalam membantu mengentaskan masalah kekurangan gizi atau malnutrisi sehingga baik dikembangkan di daerah penduduk miskin.

  • Bisa Jadi MPASI

Daun kelor baik dikonsumsi oleh segala usia termasuk ibu yang sedang mengandung dan menyusui serta manula. Bagi bayi berusia 6 bulan ke atas daun kelor dapat dimasak menjadi bubur sebagai makanan pendamping ASI.

  • Meningkatkan Imunitas

Daun kelor sumber pangan yang kaya nutrisi baik serat yang larut maupun tak larut, senyawa pati, beta karoten, mineral, yodium, lutein, zeatin dan lainnya. Bisa meningkatkan imunitas dan membantu pemulihan penyakit lebih cepat. Sebab daun kelor juga kaya antioksidan.

  • Jadi Suplemen Makanan

Bisa meningkatkan berat badan. Sebab mengandung banyak senyawa gizi yang diperlukan oleh tubuh.

  • Tingkatkan Libido

Secara alamiah daun kelor juga bisa meningkatkan libido atau gairah seksual. Sehingga bisa mengobati pasien dengan disfungsi seksual.

  • Obati Insomnia

Manfaat lain juga membuat seseorang yang mengalami gangguan tidur (insomnia) bisa teratasi.

  • Cegah Kanker

Daun kelor mengandung senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Sebab sangat kaya kandungan catechin polyphenol terutama epigallocatechin gallate yang merupakan senyawa antioksidan.(ika/JPC)

Berita Terkait