TNI Temukan Rp 1 Miliar di Reruntuhan Gereja Korban Tsunami Sulteng

 Senin, Tanggal 08-10-2018, jam 07:19:52
Satuan Tugas (Satgas) Yonzipur-8/Smg Kodam Xiv/Hasanuddin menemukan brangkas berisi uang Rp 1 Miliar, di lokasi Gereja GPI, Desa Djono Oge, Kecamatan Lagaleso, Kabupaten Sigi, Sulteng

SATUAN Tugas (Satgas) Yonzipur-8/SMG Kodam XIV/Hasanuddin menemukan brangkas berisi uang Rp 1 miliar, di lokasi reruntuhan Gereja GPI, desa Djono Oge, kecamatan Lagaleso, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Temuan uang milik gereja itu setelah Satgas yang dipimpin langsung Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kapten Czi Basor Hermawan, melakukan evakuasi di kawasan sekitar lokasi penemuan.

Setelah kota Palu dan kabupaten Donggala, Sigi juga merupakan salah satu kabupaten yang terdampak gempa berkekuatan 7,4 SR disusul tsunami, terparah di Sulteng.

Sebagian besar bangunan, infrastruktur jalan dan lainnya, hingga lahan-lahan perkebunan warga nyaris sebagian besar rata dengan tanah.

“Dengan menggunakan peralatan seadanya. Alhasil personel Yonzipur berhasil menemukan satu buah brangkas milik GPI yang berisikan sertifikat gereja, dokumen penting lainnya,” kata Basor melalui keterangan resminya di Palu, Sulteng, Minggu (7/10).

Saat ditemukan, pada Sabtu (6/10), uang masih tersimpan rapih di dalam brangkas di dalam gereja. Tujuan utama untuk melakukan evakuasi membantu proses pencarian korban lainnya.

Terpisah, pihak gereja melalui Pendeta Wilson Wetzler Lampie, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Satgas Yonzipur-8/SMG.

“Terima kasih kepada Satgas TNI yang telah bekerja tanpa kenal waktu, kami bersyukur dana umat yang terkumpul dapat diselamatkan untuk membangun kembali gereja kami yang sudah hancur,” tambahnya.

Data terbaru sejak Jumat (5/10) lalu, higga saat ini, pengungsi korban selamat yang terdata di satu kota dan dua kabupaten lain itu, saat ini berjumlah 62.359 jiwa. Korban meninggal dunia sebanyak 1648 jiwa, korban luka selamat 2549 jiwa, korban hilang 113 dan korban terdata yang tertimbun 152 jiwa. (rul/JPC/kpc)

Berita Terkait