Cegah Karhutla, Musim Mas Group Gelar Apel Besar

 Jum`at, Tanggal 10-08-2018, jam 12:22:05
Para peserta dari Polri, TNI elemen masyarakat serta pihak perusahaan Musim Mas Group ketika mengikuti apel bersama beberapa waktu lalu.

SAMPIT – Maraknya kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau di Kabupaten Kotawaringin Timur, membuat seluruh pihak bergerak cepat melakukan antisipasi. Tidak hanya pemerintah daerah saja, tetapi juga peran serta pihak perusahaan.

Salah satu seperti dilakukan perusahaan besar swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit Musim Mas Group yang menggelar apel siaga penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, sebagai bentuk kesiagaan mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Apel itu diikuti berbagai komponen, seperti petugas pemadam kebakaran masing-masing anak perusahaan Musim Mas Group, anggota TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Manggala Agni, Dinas Lingkungan Hidup, balakarcana desa dan lainnya.

"Kami berterima kasih kepada Musim Mas Group yang telah berkomitmen dan konsisten dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan," kata Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Inf Sumarlin Marzuki ketika memimpin apel besar tersebut.

Hal itu, imbuh Sumarlin, bisa menjadi contoh bagi PBS lain.

Dalam apel siaga juga dilakukan pemeriksaan peralatan pemadam kebakaran dan simulasi pemadaman kebakaran lahan. Kegiatan ini untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menanggulangi karhutla.

"Kesiagaan ini penting, karena pemerintah sudah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla sejak 16 Juli hingga 12 November 2018. Untuk itu, kami juga mengimbau kepada semua pihak, agar jangan melakukan kegiatan yang akan menyebabkan karhutla, karena sanksi pidana terhadap pelaku pembakaran lahan dan hutan akan ditegakkan oleh Pemerintah,” sebut Sumarlin.

Sementara itu, Musim Mas Group melalui beberapa anak perusahaan mereka, yaitu PT Sukajadi Sawit Mekar, PT Maju Aneka Sawit, PT Unggul Lestari dan PT Globalindo Alam Perkasa, menyatakan akan terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui program Masyarakat Bebas Api.

“Kami sangat serius membantu mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan ini. Karena bencana kabut asap harus dicegah, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk bagi semua pihak,” tegas pimpinan Musim Mas Group melalui humasnya, Rusli Salim (Atong).

Dalam upaya pencegahan karhutla ini, lanjut Rusli, pihaknya juga menjalin komunikasi dan kerjasama dengan masyarakat, aparat dan pemerintah desa serta perusahaan lain. “Sehingga kita bisa sama-sama mencegah dan mengatasi, jika terjadi keadaan rawan kebakaran di desa masing-masing," ujarnya.

Di sela acara, PT Globalindo Alam Perkasa juga menyerahkan reward bagi tiga desa di Kecamatan Kotabesi berupa barang peralatan Damkar dan perlengkapan lainya.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Musim Mas Group dengan 22 kepala desa di sekitar perusahaan, untuk cegah karlahut 2018. Nota kesepakatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, sebagai wujud komitmen pemerintah desa mencegah kebakaran hutan dan lahan di desa masing-masing. (ais/S/ol/nto)

Berita Terkait