Divonis 4 Tahun, Pasutri Siri Pasrah Dijebloskan ke Penjara

 Kamis, Tanggal 09-08-2018, jam 11:43:02
Terdakwa Didi dan Cindy menyalami majelis hakim usai menerima putusan atau vonis empata tahun penjara atas perkara peredaran narkoba. (FOTO : REN/KALTENG POS)

SAMPIT-Didi Ferdian alias Didi dan istrinya, Cindy Natalia alias Cindy  yang diketahui dinikahinya secara siri akhirnya diganjar hukuman empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Sampit. Keduanya dijebloskan ke dalam penjara atas perkara kepemilikan narkoba jenis sabu.

Majelis hakim yang diketuai oleh Ega Shaktiana SH menilai bahwa kedua terdakwa bersalah. Bahkan kedua terdakwa mengaku menerima putusan (vonis) tersebut. “Menerima saja pak,” ujar Didi dan Cindy ketika ditanya majelis hakim soal putusan yang diberikan.

 Begitu pula dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska menerima atas putusan majelis hakim. Jaksa menuntut kedua terdakwa agar dihukum selama 5,5 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider lima bulan penjara.

Dalam perkara itu, Didi dan Dindy dibidik Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam uraian perkaranya, bahwa dari tangan pasutri siri, polisi mengamankan satu paket sabu seberat 1,31 gram, empat pak plastik klip, empat sendok dari potongan sedotan, catatan transaksi penjualan, toples dan uang hasil penjualan Rp210 ribu.

Dalam keterangannya, sabu mereka peroleh dari seorang wanita di pinggir Jalan Wengga Metropolitan, Keluraham Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Senin (12/3).

Barang haram haram itu dibeli dengan harga Rp6 juta. Kemudian sabu dibagi kembali untuk diedarkan satu paket dijual Enggol dan Ciwin di mana masing-masing paket dijual Rp1,7 juta, pada Kamis (15/3). Hingga keduanya diamankan pada keesokan harinya di kediaman mereka yakni, Kompleks Perumahan Sutarti, Kelurahan Baamang Barat. (ren/ang)

Berita Terkait