Give Away Unggah Tempat Instagramable

 Sabtu, Tanggal 07-07-2018, jam 11:23:47
Wilda Situngkir

SEJAK terpilih sebagai Puteri Indonesia Pariwisata Tahun 2018 pada 9 Maret lalu, Wilda Octaviana Situngkir mulai menata diri. Ia juga memperdalam pengetahuan mengenai objek wisata dan budaya Indonesia. Ia berharap mampu membawa nama baik Indonesia di ajang internasional beberapa bulan mendatang.

Saat ditemui di Rumah Jepin oleh Pontianak Post (grup Kalteng Pos, red), baru-baru ini, Wilda yang menggunakan busana bernuansa batik antusias bercerita tentang kegiatannya selama empat bulan ini. Termasuk kegiatannya beberapa waktu lalu, menjadi pembicara di salah satu acara rakornas bersama menteri pariwisata.

Dalam acara tersebut, Wilda memberikan materi mengenail ‘Digital Destination’ yang merupakan salah satu program kerja Kemenpar. Wilda juga berkesempatan melakukan kunjungan budaya di daerah Baduy, Banten, dan Kepulauan Seribu, Jakarta. 

Wilda juga aktif memperkenalkan objek wisata Kalbar, khususnya yang berada di Pontianak pada masyarakat luas melalui media sosialnya. Dua hari sebelum Hari Raya Idulfitri, Wilda pulang ke Pontianak. Setibanya di Kota Khatulistiwa, dia mengunjungi beberapa objek wisata Pontianak, mulai dari Taman Digulist, Museum Kalbar, sampai Waterfront City Alun-Alun Kapuas. Pada malam takbiran Wilda bersama Pj Gubernur Kalbar dan Pjs Walikota Pontianak menghadiri ajang Festival Meriam Karbit. 

“Ini jadi pengalaman dan suatu kehormatan bagi saya untuk bisa turut serta menghadiri ajang festival meriam karbit bersama pejabat pemerintahan Kalbar dan Pontianak. Tentunya ini bagian dari pariwisata Kalbar yang harus dilestarikan,” tambahnya.

Wilda berencana akan melanjutkan program ‘Digital Destination’. Menurut Wilda, program ini cukup mudah dilakukan dan dijangkau masyarakat Indonesia. Selain itu, perempuan yang hobi olahraga, membaca, dan menyanyi ini sempat mengikuti ikut serta rapat mengenai kegiatan ‘Underwater Activity’. Dimana kegiatan bertujuan menggali aktivitas di dalam air secara luas, salah satunya bisa dengan menanam terumbu karang. Wilda mengatakan sejauh ini, kegiatan ‘Underwater Activity’ masih direncanakan dilakukan di sekitaran Jakarta dan Pulau Jawa. 

Belakangan Wilda juga berkeinginan membuat program give away bagi masyarakat Indonesia untuk mengguggah foto, baik alam, objek wisata, maupun tempat yang instagramable ke lama Instagram dan menandai Wilda. Menurut Wilda, memperkenalkan budaya dan objek wisata di suatu daerah bukan tak selalu pantai dan gunung. Namun, juga tempat-tempat yang instagramable. Foto terbaik akan Wilda tampilkan di laman pribadinya, serta berhak mendapatkan give away menarik darinya. Media sosial dapat berperan dalam memperkenalkan objek wisata kepada khalayak luas. 

Banyak perubahan yang dialami Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak sejak menjadi Puteri Indonesia Pariwisata Tahun 2018 . Wilda mengaku lebih menjaga sikap dan berpikir lebih dulu sebelum bertindak. Baik di kehidupan nyata maupun saat menyapa masyarakat melalui media sosialnya. Menurut Wilda, apapun yang dilakukan maupun dihadirkan akan membuatnya mendapatkan banyak tanggapan. Terlebih, perempuan berkulit sawo matang ini juga sempat mendapatkan komentar negatif saat ajang pemilihan. 

Meski komentar negatif itu sempat membuatnya sedih, Wilda tetap semangat menunjukkan bahwa dirinya layak terpilih sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2018. Wilda tak ingin membuat masyarakat menyesal dan ingin menunjukkan apa yang dilakukannya selama mengemban tugas ini bisa berdampak bagi masyarakat luas. Perempuan kelahiran Jakarta, 27 Oktober 1995 ini selalu menerima masukan yang ada dengan mengambil sisi positifnya. 

Beruntung sebelum terjun di pemilihan, orang-orang terdekat, baik keluarga maupun teman-teman di Rumah Jepin sudah memberikan pandangan dan memantapkan mental. Sehingga, ketika terpilih dan ada tanggapan negatif, Wilda tak terlalu tepuruk. Dia bersyukur bisa mencapai di posisi yang didapatkannya saat ini. 

Wilda mengatakan posisi Puteri Pariwisata Indonesia yang disematkan padanya bukan merupakan suatu kebetulan atau keberuntungan, melainkan tugas dan tanggung jawab yang diberikan Tuhan untuk kehidupan Wilda yang baru. 

“Terima kasih juga saya ucapkan kepada pihak Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dan masyarakat Indonesia yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan pada Wilda, sehingga Wilda bisa menjadi seperti sekarang ini,” tutur Wilda. 

Kedepannya, Wilda berkeinginan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya anak muda mulai aktif menggencarkan objek wisata, budaya, serta tempat-tempat Instagramable melalui media sosial. Tak hanya sekadar memotret dan mengunggahnya ke dalam lama media sosial, masyarakat juga bisa menyertakan foto dengan keterangan unik, menarik, atau menceritakan sedikit sejarah objek wisata atau budaya tersebut. Dengan begitu, masyarakat telah berperan untuk menaikkan popularitas dan eksistensi objek wisata dan budaya di daerahnya. 

“Baik untuk pemilik atau pengunjung tempat wisata, jangan lupa untuk sadar wisata dan menerapkan tujuh sapta pesona (keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, keindahan, keramah-tamahan, dan kenangan),” pesannya. (JPG)

Berita Terkait