H Hasanuddin Agani


BUNTOK–Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) H Hasanuddin Agani mengatakan, sebagai aparatur yang memegang suatu jabatan, baik itu kepala dinas, kepala badan hingga kepala kantor yang ada di Pemkab Barsel harus siap untuk menerima kritikan dari masyarakat. Kritikan ini biasanya berupa masukan, yang fungsinya sebagai kontrol.

Hasanuddin menyebutkan di era globalisasi saat ini tidak ada lagi yang harus ditutup-tutupi, khususnya terhadap kinerja dari apara aparatur sebagai penggerak roda pembangunan. "Sebab kalau ada yang ditutup-tutupi, maka hal itu akan dapat menyebabkan suatu pertanyaan di tengah masyarakat yang  nantinya akan menjadi penilaian buruk," katanya, Rabu (20/2).

Ketua DPD Partai Golkar Barsel itu mengatakan, dengan tidak ditutup-tutupinya apa yang menyangkut kinerja aparatur dalam menjalankan program kerjanya terhadap kemajuan Barsel dari tahun ke tahun, tentunya akan memberikan kepercayaan terhadap masyarakat. Di mana Perangkat Daerah (PD) di Barsel memang betul-betul menjalankan tugasnya.

Terkait ekspos, kata dia, tentunya sangat perlu bagi kinerja PD di lingkup Pemkab Barsel. Melalui media massa yang merupakan fungsi kontrol dari kinerja aparatur pemerintah itu sendiri.

Ia menyarankan, agar pemerintah daerah Barsel dalam hal ini bupati, wakil bupati dan sekda maksimal dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja PNS selaku aparatur pemerintah di tahun 2019. Terutama dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Apabila ada PD yang tidak mencapai target PAD, dapat kiranya ada sanksi tegas,”pintanya.

Penting untuk diketahui, kata legislator dari parpol berlambang pohon beringin itu, bahwa persoalan  yang dihadapi Pemkab Barsel adalah perlunya penanganan yang cepat oleh pejabat struktural. “Khususnya pejabat eselon II, III dan IV, harus mempunyai rasa memiliki dan tanggungjawab akan keberhasilan tugasnya,”harapnya.

Setiap pejabat struktural, lanjut wakil rakyat dapil II Barsel itu, harus mempunyai tanggung jawab pada subjek sesuai tugas pokok dan fungsinya. Termasuk respons kepekaan terhadap perkembangannya yang terjadi dalam lingkup tugas.

Penugasan bekerja, kata dia, tidak semata-mata yang hanya dapat dalam perintah atasan, akan tetapi segala improvisasi dan perkembangannya harus diikuti dengan kepekaan. “Demikian pula respons dan feedback masyarakat juga menjadi bahan pertimbangan, sehingga perlu secara terus menerus di ikuti perkembangannya dengan arif dan sabar kita meresponsnya,” ungkapnya.(ner/ila)

You Might Also Like