ILustrasi


PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan dana Rp8,4 miliar untuk kelanjutan pembangunan Water Front City (WFC) kawasan Kampung Pelangi di Kelurahan Mendawai.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat Junni Gultom mengatakan, pemerintah akan terus menggenjot pembangunan WFC dengan rencana pembangunan akan dilanjutkan sepanjang 120 meter dengan anggaran sebesar Rp8,4 miliar.

“Pada tahun sebelumnya telah dibangun sepanjang 100 meter, sehingga pada tahun ini total pembangunan sudah mencapai panjang 220 meter,” kata Junni Gultom usai rapat bersama Bupati Kobar Hj Nurhidayah terkait kelanjutan pembangunan WFC di ruang rapat bupati Kobar, Senin (18/2).

Junni menambahkan, pengembangan kawasan Water Front City juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pada 2020, pemprov akan menggelontorkan dana sebesar Rp 25 miliar untuk membantu mempercepat pembangunan WFC itu.

“Kami sangat bersyukur karena gubernur Kalteng sangat mendukung pengembangan WFC ini, dengan rencana akan mendukung dana sebesar Rp25 Miliar untuk melanjutkan pembangunan pada tahun 2020 mendatang,” jelasnya.

Ditambahkannya, dengan dana yang cukup besar, jika dialokasikan Rp25 miliar dari pemprov untuk membantu pembangunan WFC, maka diharapkan bisa membantu percepatan pembangunan sepanjang 500 meter. “Dengan demikian akan terbuka kawasan Water Front City sepanjang 700 meter. Kami berharap dalam waktu lima tahun pembangunan kawasan itu sudah bisa diselesaikan,” jelasnya.

Junni menambahkan, pihaknya menargetkan kawasan yang dijadikan obyek Water Front City sepanjang 9,6 km atau sepanjang wilayah bantaran Sungai Arut, dengan rincian 4,8 km bagian kanan dan 4,8 kiri Sungai Arut.

Untuk menyelesaikan target pembangunan tersebut tentunya dibutuhkan dana cukup sebesar. Yakni mencapai Rp560 miliar. Sehingga pembangunan harus dilakukan secara bertahap.

Kawasan Water Front City Kampung Sega ini merupakan kawasan destinasi wisata baru. Nantinya masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati keindahan pemukiman yang berada di bantaran Sungai Arut. Karena sepanjang bantaran Sungai Arut itu yang masuk kawasan Water Front City akan ditata dengan indah tanpa meninggalkan estetika budaya yang ada. (lan/ens)

You Might Also Like