Ketua MGMP Provinsi Kalteng Rita Sukaesih saat menyampaikan sambutannya di hadapan para peserta workshop, belum lama ini.( DONNY/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar workshop pembuatan soal Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Higher Order Thinking Skills (HOTS) tingkat MTs dan MA, belum lama ini.

Ketua MGMP Provinsi Kalteng, Rita Sukaesih, mengatakan, kegiatan workshop pembuatan soal USBN HOTS itu, bertujuan untuk mengasah kemampuan guru-guru madrasah, dalam membuat soal ujian, yang berkualitas. Baik tingkat MTs maupun MA, yang nantinya akan digunakan sebagai naskah soal USBN.

"Secara khususnya workshop ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang karakteristik tentang kisi-kisi soal USBN tahun pelajaran 2018/2019, meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam merumuskan indikator soal HOTS," jelas Rita.

Selain itu, tambah dia, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru, dalam menyusun butir soal HOTS, sesuai dengan kaidah penulisan butir soal dan memantapkan kemampuan serta keterampilan guru dalam perakitan naskah soal USBN.

Rita Sukaesih yang juga menjabat sebagai kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya ini, mengungkapkan, peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan terdiri dari 16 orang guru MTs dan 40 orang guru MA se-Kalteng.

"Saya harap guru-guru yang sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pembuatan soal HOTS, bisa menambah pengetahuannya, dengan mengikuti workshop ini, serta bisa berbagi pengalaman dengan guru-guru lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Kalteng, H Abdul Rahman, berharap dengan adanya workshop tersebut bisa terjalin komunikasi yang baik serta pelaksanaan ujian, berjalan dengan lancer. Juga ujian nantinya bisa menghasilkan yang terbaik bagi program-program yang ada di Kemenag.

"Kami juga akan melihat kejujuran dan keberhasilan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal. Saya juga berharap para peserta bisa membuat soal-soal yang bagus, sebab pemateri yang diundang merupakan orang-orang yang memang kompeten dibidangnya," pungkasnya. (hms/don/aza/iha/CTK)

You Might Also Like