PALANGKA RAYA- Desakan kepada KONI Provinsi Kalteng agar sesegera mungkin menggelar Muasyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) tahun 2019 kembali mengudara. Sempat reda, beberapa pengurus cabang olahraga (cabor) kembali mencuitkan tuntutan itu.

Karena, persiapan pelaksanaan Pra-PON sudah seharusnya dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan ada cabang olahraga yang terancam tidak dapat mengikuti even 4 tahunan tersebut, karena minimnya dana.

“Kami berharap dan mendesak agar segera menggelar musorprovlub. Kami mendesak segera merealisasikan persiapa Pra-PON,”kata salah satu pengurus (cabor) pro Musorprovlub yang meminta namanya tidak dikorankan, kemarin (20/2).

Menurutnya, dengan dilaksanakan musorprovlub, maka bisa kepastian anggaran Pra-PON. Sehingga setiap cabor pun dapat melakukan persiapan dengan baik.

Selain itu, kepada tim apapun namanya nanti untuk menindaklanjuti hasil dari musorprovlub nanti, untuk dapat segera menyampaikan kepada cabor terutama kepastian persiapan Pra-PON.

“Ini merupakan hal yang sangat mendesak untuk dilakukan karena tanpa adanya dukungan dana, maka pembinaan cabang olahraga tidak akan berjalan maksimal,”tuturnya.

Pihaknya juga melihat bahwa kinerja KONI yang tidak maksimal dalam menangani olahraga di Kalteng, juga menjadi kendala. Di mana ada beberapa cabang yang belum mengusulkan untuk mengikuit Pra-PON. Hal itu tentu berkaitan dengan dana.

“Ini sebagai penyebab dari ketidakmampuan KONI untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah. Menurut kami, jika KONI tak bisa menjaga relasi dengan pemerintah, maka itu yang harus dievaluasi,”pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Faleri Tuwan mengungkapkan pelaksanaan musorprovlub dipastikan akan tetap digelar dalam waktu dekat.

“Saat ini masih mengunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan surat dukungan pelaksanaan musorprovlub, dari sejumlah anggota KONI,”ungkapnya kepada Kalteng Pos, beberapa waktu lalu.

Dirinya bahkan meyakini dukungan telah mencapai lebih dari separuh jumlah anggota KONI yang ada. Dengan demikian surat memenuhi syarat untuk menggelar musorprovlub.

“Jika KONI tidak menggelar musorprovlub nanti, maka anggota KONI tersebut yang akan mengambil alih pelaksanaan musorprovlub. Tentu sesuai dengan anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART),”tuturnya saat itu.

Terpisah salah satu atlet andalan Kalteng Gandi mengungkapkan sebagai salah satu atlet, dirinya sangat mendukung untuk pelaksanaan musorprovlub yang didesak oleh sejumlah cabor.

“Kami atlet mendukung bila mana untuk kemajuan kalteng. Kami sekarang sudah fokus latihan arah ke Pra-PON dan PON. Sambil menggu Palatda yang kami harap secepatnya menemui titik terang dan kejelasannya,”harap peraih medali emas pada PON Bandung Jawa Barat tahun 2016 lalu itu. (nue/ram)

You Might Also Like