Prihatin Pasukan Tak Digaji, George W Bush Kirim Pizza Untuk Paspampres AS

 Minggu, Tanggal 20-01-2019, jam 07:58:03
George W Bush mengirim pizza ke petugas Dinas Rahasia yang mengawalnya (Foto: Instagram)

MANTAN Presiden AS, George W Bush ikut prihatin atas penutupan pemerintahan parsial atau shutdown yang masih berlangsung di Amerika Serikat pada pekan kelima.

Dia memiliki cara tersendiri untuk membantu sejumlah staf yang terkena dampak dan tidak dibayar akibat penutupan ini, yakni dengan mengirimkan pizza.

Melalui akun Instagramnya, Bush menunjukkan bahwa dia mengirimkan sendiri pizza ke personel Secret Service atau Paspampres.
"Sudah waktunya bagi para pemimpin di kedua belah pihak untuk mengesampingkan politik, berkumpul, dan mengakhiri penutupan ini," tulis Bush di Instagram.

Akibat penutupan, yang merupakan penutupan oterlama dalam sejarah Amerika Serikat, sekitar 800 ribu staf federal Amerika Serikat terpaksa dirumahkan atau bekerja tanpa bayaran. Hal itu terjadi akibat kebuntuan politik terkait pendanaan untuk dinding perbatasan yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Termasuk di antara mereka yang terkena imbasnya adalah sekitar 6.000 staf Dinas Rahasia, sekitar 85 persen di antaranya dilaporkan masih bekerja hingga penutupan.

Dikabarkan BBC, aksi Bush ini dilakukan setelah Ketua DPR Nancy Pelosi meminta Presiden Trump untuk menunda pidato kenegaraan tahunan dengan alasan keamanan akibat gaji para pegawai yang belum dibayarkan.

Pelosi menulis, Secret Service juga merupakan pihak yang kena imbas kurangnya dana. Dengan alasan itu, Trump harus menyampaikan pidato secara tertulis mengingat kebutuhan keamanan yang besar untuk acara tersebut.

Sikap mantan Presiden Bush itu terjadi setelah pengawas lalu lintas udara Kanada mengirim rekan-rekan mereka melintasi ratusan pizza perbatasan untuk membantu selama penutupan.

Sementara itu Presiden Trump mengadakan pesta lebih dari 300 burger di Gedung Putih, karena kurangnya staf katering di tengah penutupan. (mel/rmol/kpc)

Berita Terkait