HUMAS UNTUK KALTENG POS HORMAT GRAKK: Sembilan kuli bangunan ikut memberi penghormatan kepada bendera merah putih di saat upacara di mapolres, kemarin (17/1)


17 Januari. Semua daerah melaksanakan upacara dalam rangka hari kesadaran nasional. Terutama di Mapolres Pulang Pisau. Berikut kisahnya.

LAGU Indonesia Raya berkumandang. Peserta upacara di lapangan Mapolres Pulang Pisau menyanyikannya. Kompak. Bendera merah putih pun beranjak pelan naik ke ujung tiang.  Sepertinya, dari pejabat Polres Pulang Pisau ada melihat sembilan kuli bangunan yang berada di bawah baliho besar di sekitar halaman.

Mereka sejenak berhenti. Meletakkan peralatan kerjanya. Dengan pakaan seadanya, mereka berdiri dan ikut hormat kepada bendera merah putih. Sampai selesai.

Usai pelaksanaan upacara dalam rangka hari kesadaran nasional itu, Wakapolres Pulang Pisau Kompol Endro Aribowo meminta kepada kuli bangunan yang sedang bekerja melakukan perbaikan Mapolres Pulang Pisau untuk maju ke depan. Memberikan apresiasi atas nilai-nilai kebangsaan mereka yang masih tertanam di hati mereka.

"Sebanyak sembilan orang ini ikut melakukan penghormatan pada saat kenaikan bendera merah putih. Saya tersanjung, dan bangga,”ujar Endro.

Sebenarnya, lanjut Endro, tidak menghormat pun pada kenaikan bendera, juga tidak ada yang marah dan tidak ada yang memotong upahnya. Namun dengan kesadarannya para tukang ini menghormat untuk menghargai para pejuang yang telah memperjuangkan sang merah putih.

“Sekali lagi, saya bangga dan apresiasi mereka,”ungkapnya.

Sementara, dalam amteri upacara, Endro menekankan kepada peserta apel untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas, apalagi saat ini sudah masuk tahapan pengamanan Pemilu 2019 yang pada puncaknya tanggal 17 April nanti.

Sementara, salah seorang kuli bangunan yang sempat dibincangi kenapa alasan ikut hormat meski tidak masuk dalam barisan, pria paruh baya itu mengaku dilakukan sebagai wujud rasa syukur menjadi warga negara Indonesia.

"Saya berpikir untuk menghormat sang merah putih tidak harus berpakaian mewah dan berdasi, tapi walaupun kami tukang wajib menghormat karena saya menghargai perjuangan pahlawan untuk memperebutkan kemerdekaan zaman dulu. (hms/ram)

Content 1 tulis di sini......
Content 2 tulis di sini......
Content 3 tulis di sini......
Content 4 tulis di sini......
Content 5 tulis di sini......
1 2 3 4 5

You Might Also Like