Peralatan Minim, BPBD Kesulitan Tangani Kebakaran

  Tanggal 27-09-2018, jam 11:23:32
Ilustrasi kebakaran lahan. (foto: net)

KUALA PEMBUANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agung Sulistiyo menegaskan, saat ini dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kurang maksimal. Alasannya, karena minimnya fasilitas atau peralatan yang dimiliki BPBD Seruyan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan bantuan kepada pemerintah daerah dan BPBD Provinsi Kalteng. “Kami sudah mengajukan penambahan peralatan. Masih menunggu, apakah diakomodasi oleh pemkab. Kami terus berupaya agar tetap maksimal dalam melaksanakan tugas,” katanya.

Menurut Agung, sampai saat ini beberapa kebutuhan yang belum dimiliki, di antaranya kendaraan operasional, sehingga setiap adanya laporan atau informasi kebakaran belum bisa bergerak cepat. Selain itu pompa air kapasitas besar, serta peralatan penunjang untuk menanggulangi bencana lainnya, baik untuk kebakaran hutan dan lahan maupun banjir.

Minimnya peralatan ini diakuinya masih dalam tahap wajar, karena BPBD Seruyan masih terbilang baru dua tahun berdiri. “Kami memang masih baru, sehingga harus membutuhkan waktu karena dalam tahap merintis. Kami tetap melaksanakan tugas sesuai tupoksi, sehingga setiap ada bencana selalu turun ke lapangan,” ujarnya.

Meskipun demikian, menurut Agung, sampai saat ini pihaknya masih terus memantau terjadinya karhutla di daerah itu. Bahkan beberapa kecamatan serta desa selalu berkoordinasi dibantu Damkar, polisi, serta TNI. Namun kebakaran yang terjadi di Seruyan masih belum berdampak signifikan karena bisa diatasi dengan baik.

“Tim gabungan bekerja dengan baik dan maksimal sehingga karhutla tidak menyebar dan berkepanjangan,” ungkapnya. (son/ctk/nto)

Berita Terkait