DPRD Kota

Tiwah Diharapkan Mampu Menarik Wisatawan

 Rabu, Tanggal 05-12-2018, jam 10:17:21
Surileli N Ladung

PALANGKA RAYA - Upacara tiwah yang digelar masyarakat Dayak, merupakan budaya masyarakat Dayak. Tiwah merupakan ritual adat untuk mengantar para arwah orang yang sudah meninggal, agar bisa masuk ke alam nirwana (sorga, red), atau dikenal dengan istilah Lewu Tatau.

Mengenai budaya unik tersebut, anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Surileli N Ladung, berharapa hendaknya mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang dan menyaksikan prosesi upacara tersebut.

“Harapan kami, tiwah ini mampu menarik minat baik wisatawan lokal ataupun wisatawan asing. Karena ini juga sebagai ajang promosi dari sisi budaya,” ujarnya, kemarin.

Surileli menjelaskan, kenapa kegiatan seperti itu sangat perlu untuk dipromosikan, karena sangat jarang ditemui ritual sakral tersebut di luar Kalteng. Apalagi, tiwah hanya bersifat musiman saja.  Untuk itu lah, harus bisa memanfaatkan momen tersebut, supaya bisa meanrik wisatawan datang melihat prosesi tersebut.

Pada zaman milenial ini, kata dia, tiwah itu sudah jarang terlihat, sehingga mengundang rasa ingin tahu bagi masyarakat. Terutama bagi kaum milenial yang belum pernah melihat. Terlebih lagi, bagi orang luar yang bukan berasal dari Suku Dayak dan para wisatawan asing.

Apa lagi, tiwah mengandung unsur spiritual, dalam pelaksanaa, banyak sekali keunikan-keunikan. Mulai dari persiapan, alat-alat yang diperlukan, sampai dengan memasukkan tulang belulang ke dalam sandung yang dibuat khusus untuk tempat tulang orang yang telah meninggal.

Selain itu, tambah dia, saat tiwah berlangsung, jika bisa diizinkan mengadakan pasar kerajinan tangan khas Dayak Kalteng. Upaya ini sebagai pendukung promosi dari sisi UKMK atau buah tangan khasnya ketika berkunjung ke Palangka Raya.

“Untuk lokasi khusus menjual kerajinan tersebut, mungkin bisa ditentukan dengan persetujuan yang punya hajatan. Disamping bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya yang bisa dibuka siang dan malam,” sarannya. (ari/aza/iha/CTK)

Berita Terkait