Ada Suara Ledakan, Mobil Pikap Boks Terbakar

 Rabu, Tanggal 21-11-2018, jam 05:36:33
Mobil pikap boks KH 9667 A terbakar di Jalan RTA Milono, Selasa (20/11) sekitar pukul 13.40 WIB. Mobil yang dikemudian Ferry Fernando itu diduga mengalami korsleting listrik. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

DUUM. Suara ledakan kecil terdengar oleh Amir. Ia sontak keluar dari tempat tinggalnya. Mendatangi sumber ledakan. Di seberang jalan. Ia melihat asap hitam membumbung tinggi. Sebuah mobil pikap boks terbakar, tak jauh dari SPBU Jalan RTA Milono, kemarin sore (20/11).

Tak dapat berbuat banyak. Hanya bisa melihat. Sambil menunggu pemadam kebakaran datang. Ia melihat sopir sudah keluar. Menjauh. Sang sopir selamat.

“Saya dengar ledakan, langsung keluar. Katanya tadi sempat mogok sebelum terbakar,” ujarnya di sela-sela petugas melakukan pemadaman.

Setengah jam kemudian, api yang membakar mobil bernopol KH 9667 A pun padam. Menyisakan kerangka. Tidak ada muatan berlebih di dalam boks. Hanya ada lima buah tabung gas elpiji 3 kilogram.

Sang sopir, Ferry Fernando pun menceritakan awal mula kejadian tersebut. Dia menduga ada korsleting listrik. Pasalnya, beberapa detik sebelum terbakar, mobilnya mogok.

“Mesinnya tiba-tiba mati. Terus saya coba starter sebanyak tiga kali,” ucapnya.

Tak berhasil, pikap yang sebelum terbakar berwarna biru itu, muncul asap dari bawah kursi kemudi. Disusul dengan kobaran api yang begitu cepat menjalar.

“Keluar asap dari kabin depan, disusul kobaran api. Panik, saya langsung keluar dari dalam mobil tersebut untuk menyelamatkan diri,” kisahnya.

Sebelumnya, pemuda 26 tahun itu sempat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax di SPBU Jalan Seth Adji. Rencananya hendak ke Pasar Besar untuk membeli keperluan toko.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar menegaskan, kejadian tersebut diduga kuat karena korsleting listrik. “Sebab, saat distarter muncul asap diikuti api,” ucapnya.(idu/*old/ce/ram)

Berita Terkait