Astaga! Jatuh di Tikungan, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Fuso

  Tanggal 20-11-2018, jam 03:50:34
Ilustrasi. (foto: net)

MUARA TEWEH – Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di nalan negara, tepatnya di Km 68 arah Muara Teweh – Banjarmasin. Tepatnya di  Desa Tapen Raya, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Batara), Senin (19/11).

Kali ini melibatkan sepeda motor Honda Supra GTR ISO warna hitam merah dengan truk Fuso. Akibatnya, dua penumpang sepeda motor, ibu dan seorang anaknya tewas di lokasi kejadian, karena terlindas ban truk Fuso.

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos, sepeda motor KH 4468 BR dikemudikan Khairani (43) berboncengan dengan istrinya, Norbayah (36) serta putrinya Normila Zahra (10). Satu keluarga itu datang dari arah Banjarmasin menuju Muara Teweh. Mereka merupakan warga yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh, RT 26, Kelurahan Melayu,  Kecamatan Teweh Tengah.

Kasatlantas Polres Batara AKP Zulyanto L Kramajaya membenarkan kejadian. Menurut kasatlantas, kejadian itu terjadi di tikungan di Km 68, Desa Tapen Raya. Ketika itu, Khairani yang mengemudi sepeda motor tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga terjatuh dan terseret ke kanan jalan.

"Pada saat itu penumpang sepeda motor Norbayah dan anaknya Normila Zahra terpental ke kanan jalan dan pada saat bersamaan dari arah Muara Teweh-Banjarmasin melintas truk Fuso merk Mitsubishi warn orange Nopol DA 1379 FE yang dikemudikan Kurniadi dari arah berlawanan," kata Zulyanto, Senin malam (19/11). 

Akibatnya, Norbayah dan Normila terlindas ban belakang truk Fuso hingga tewas di  lokasi kejadian. Sementara Khairani hanya mengalami luka lecet pada kaki kiri. "Diduga karena Ialainya penggendara sepeda motor Honda Supra GTR 150 saat kecepatan tinggi dan tidak dapat mengendalikan sepeda motor, sehingga terjatuh dan terseret yang mengakibatkan kecelakaan itu," ungkapnya.

Sementara sopir truk Fuso, Kurniadi, warga Jalan Negara Km 9, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru langsung diamankan polisi. "Sopir sudah dibawa ke Polres Barito Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ungkap kasatlantas. (dad/ens/ctk/nto)

Berita Terkait