ASTAGA ! Anak Digauli Keluarga di Barak Hingga Hamil, Ortu Lapor Polisi

 Jum`at, Tanggal 09-11-2018, jam 07:41:58
ILUSTRASI/NET

SAMPIT - Seorang perempuan yang masih di bawah umur diduga menjadi korban tindak asusila. Tersangka pelakunya adalah B. Pria 21 tahun itu diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Tidak terima anaknya diperlakukan tak senonoh, ibu korban berinisal M (38) melaporkan ke Polsek Kota Besi, Selasa (6/11). Kasus itu baru terungkap, setelah M curiga karena anaknya belum datang bulan seperti biasanya.

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos, Kamis (8/11), peristiwa ini sebenarnya terjadi pada Juli 2018. Saat itu, korban dengan B janjian akan pergi ke Sampit. Hingga korban pun dijemput terduga pelaku di depan kantor Kecamatan Kota Besi. Keduanya pun menggunakan sepeda motor menuju Sampit.

Tiba di ibukota Kabupaten Kotawaringin Timur itu, mereka keliling kota dan sempat mencari makan. Sebelum pulang Kota Besi, B mengajak korban mampir ke barak temannya. Diduga di barak itulah keduanya melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

“Ya, ibu korban curiga, biasanya waktu datang bulan itu hampir sama-sama ibunya. Tapi sudah tiga bulan, namun (anaknya) tidak datang bulan, makanya (orang tua, red) menanyakan sama korban,” kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Kota Besi Iptu Afif Hasan, Kamis (8/11).

Akibat hubungan badan tersebut hingga korban diketahui hamil. Keluarga korban pun melaporkan hal itu ke polisi. Terduga pelaku yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan korban pun diamankan polisi. “Ia korban hamil. Mereka ada hubungan, karena korban di bawah umur, diduga karena bujuk rayu, dan tersangka pelaku sudah diamankan dan ditahan,”  tegas kapolsek, kemarin. (ais/ens)

Berita Terkait