Berkaca dari Pretty Asmara, Hindari 3 Penyebab Gangguan Lambung Ini

 Minggu, Tanggal 04-11-2018, jam 11:11:50
Ilustrasi gangguan lambung. (foto: shutterstock)

GANGGUAN saluran cerna kini menjadi salah satu penyakit yang sering diderita masyarakat. Salah satu gangguan saluran cerna adalah bermasalah dengan lambung.

Seperti yang dialami artis dan komedian Pretty Asmara, yang diduga meninggal dunia karena sakit gangguan lambung atau maag.

Sekadar informasi, menurut sahabatnya, Ade Nurul, Pretty Asmara telah keluar masuk rumah sakit sebulan terakhir. Hal tersebut lantaran, Pretty mengalami masalah pencernaan sehingga tidak bisa makan. Bahkan CT Scan terakhir menunjukkan kalau Pretty sakit lambung dan flek di paru.

Di luar kasus Pretty, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB yang juga Ahli Endoskopi Gastrointenstinal mengungkapkan meningkatnya kasus-kasus gangguan saluran cerna disebabkan oleh gaya hidup seseorang. Untuk mendiagnosanya, selain melalui tanya-jawab dengan pasien dan pemeriksaan darah, dokter biasanya dibantu dengan peralatan endoskopi.

“Idealnya orang-orang yang sudah punya gejala tanda-tanda enggak mau makan, mual, muntah, nyeri ulu hati, diperiksa dengan endoskopi. Memang tak bisa pasti satu persatu tiap orang begitu (sakit lambung), karena pasti masing-masing juga kompleks,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB yang juga Ahli Endoskopi Gastrointenstinal kepada JawaPos.com (Grup Kalteng Pos), Minggu (4/11).

Ada beberapa penyebab yang membuat seseorang terserang penyakit lambung. Di antaranya:

Pola Makan

Waktu makan dan pilihan menu makanan juga bisa menentukan kualitas saluran cerna. Obesitas membuat lebih mudah bagi asam lambung mengalir ke kerongkongan. Kurangi makanan berlemak, makanan pedas atau apapun yang mengandung kafein seperti kopi, teh atau soda untuk mencegah gangguan pencernaan.

“Apalagi jika ada faktor risiko diabetes juga bisa menambah kompleksitas masalah,” paparnya.

Stres

Penyebabnya kompleks, tak semua orang secara pasti mengalami penyakit lambung akibat stres. Namun stres merupakan faktor risiko meningkatkan asam lambung.

“Namun jika hanya stres saja tidak jadi penyebab. Setiap orang punya riwayat masing-masing sebelumnya. Faktor stres dan pikiran bisa memperburuk,” kata dr. Ari.

Rokok dan Alkohol

Rokok merupakan sumber dari segala penyakit. Bahan kimia dalam rokok dan alkohol bisa membuat otot kerongkongan rileks, sehingga terjadi refluks asam.

“Apalagi yang bersangkutan (Pretty Asmara) gemuk, lalu mungkin punya riwayat lain seperti merokok atau alkohol, itu tergantung masing-masing pasien sesuai riwayatnya,” ujar dr. Ari. (ika/JPC/KPC)

Berita Terkait