Sisi Kelam dari Raja Udara

 Minggu, Tanggal 04-11-2018, jam 08:17:52
SISA INSIDEN: Beberapa temuan berhasil dikumpulkan tim SAR gabungan yang melakukan pencarian, baik dari permukaan perairan sampai melakukan penyelaman. Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan pesawat tersebut jatuh di kedalaman 30-35 meter. FOTO: REUTERS

Sejak 18 tahun silam, Lion Air tumbuh pesat menjadi maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Tetapi tidak terlepas dari kendala yang terus menghantuinya.

Menguasai hampir 40 persen pangsa pasar domestik, maskapai yang dimiliki keluarga Kirana ini terus berambisi memperbesar armadanya. Kendati masih dihadapkan persoalan sumber daya manusia dan mismanajemen.

Mereka melakukan kontrak pengadaan pesawat lebih dari 200 unit pada sejumlah perusahaan pembuat pesawat terkenal. Walaupun demikian, perjalanan mereka diwarnai insiden kecelakaan fatal dan persoalan manajemen yang membuat beberapa kali terkena sanksi.

Termasuk insiden jatuhnya JT610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (net)

Berita Terkait